Twitter Updates

Sunday, September 30, 2007

The Weakness In Me

Ini bukan kali pertamanya aku ingin berteriak, berlari dan berlari sejauh mungkin. Bukan kali pertamanya aku ingin melepas semua beban dan tanggung jawab, melepas semua rahasia dan berlari, telanjang seperti layaknya Hawa saat diciptakan Tuhan.

Ada saatnya aku ingin menyerah dan pasrah, tapi disaat lainnya ada suara yang membisikkan "jangan menyerah, tetaplah berjuang". Ada kalanya perjuangan itu melelahkan. Dengan peluh yang membasahi wajahku dan darah yang terus mengalir dari lukaku, aku harus bertahan. Siapa lagi yang bisa, selain diri sendiri?

Aku menyadari bahwa aku hanyalah seorang manusia. Manusia biasa yang terdiri dari daging, tulang, darah, air dan molekul-molekul ajaib yang membuat sebuah tubuh manusia ini bekerja dengan baik. Terluka, namun luka itu sembuh perlahan-lahan. Bersimbah peluh, namun smua itu akan kering perlahan-lahan.

. . . . .

Mungkinkah?
Haruskah?
Apakah?
Mengapa?
Siapa?
Bagaimana?

"and when you are down down low.. the only way to go is UP"

30.09.07 ~ via, I'm no angel

Thursday, September 20, 2007

Wanita

Rio Febrian - Wanita

Kuselami samudra
Kusebrangi benua
hanya untuk memberi cinta untukmu

*: Kau terangi g'lap malam
Engkau seperti bintang
Cahayamu terangi misteri hidupku

Kau tebarkan indahmu
Kau penawar racunku
Kehangatanmu disetiap tatapanmu (*)

**:
Kau disebut wanita
Kau ciptaan terindah
Kau membuat segalanya menjadi sempurna
Dan terlupa logika, lupa akan dunia
Kecantikanmu dan pesonamu
meleburkan misteri hati sang pria (*)

Kaulah cinta
Engkau warna dunia (**)
---

Akhir-akhir ini, lagu ini yang ada di setiap pagiku dan membuka hariku dengan senyum. Wanita, ciptaan Tuhan yang luar biasa. Bukan hanya pria yang kagum akan dia, tetapi wanita pun juga. Kenapa yach makhluk yang dinamakan wanita itu luar biasa?

karena wanita begitu berharga..

Apa sih yang buat lo suka sama perempuan?

Wanita:
1. secara fisik, mereka begitu indah dilihat
2. dibalik kekuatannya, ada sisi kelembutan yang menakjubkan
3.
mereka memiliki kewibawaan di dalam keanggunan
4. mandiri namun ada saatnya menjadi manja
5. keibuan tapi terkadang bersikap kekanak-kanakan
6. memiliki kekurangan

Women, you are special.. Love yourself!

20.09.07 ~ via, a woman admirer

Friday, August 24, 2007

Reverie

It's a beautiful afternoon and I'm sitting in front of my window listening to the CD playing. "pam pam dubidu du bap.." The melody is so relaxing, it flies me away with my thoughts. I was lost in reverie.

It takes me away to 9 months ago when I met my friends. A group of people with their unique personalities. I enjoyed being with them, there is a positive energy surrounding us. A group of people who just met and introduce themselves. They, who choose the same path on their life.

1,2..3.. and 9 months had passed. Things happened; misunderstandings, backstabbing, gossips, love triangle, one sided love and much more. Such a short time for that much incidents. 9 months to get to know people better, to know YOUR FRIENDS better. Suprised? Sure, I had suprises. Some flaws that I just discovered after some time.

Hey, but that doesn't matter. People aren't perfect. I remember not long ago, me and my friend had a misunderstanding. She accuse me of something which I never thought of, and yeah.. we screamed at each other. But we cleared it up at that same day and we made up. It's a bit awkward for the two of us for some time, but then I understands that it was just a phase that we have to go through. If we can deal with it nicely then we can be closer than before. But if we both give up, then she will be just another memory of a friend for me. Thank God we both took the first option, now we are closer than before and I'm blessed to have a friend like her.

A friend once said, friendship has a stronger bond than relationship. Maybe.. Maybe not..

Slowly, one by one their faces appear in my mind. I opened my book of memory and flip them one by one. Gently. There they are, my friends, each has a different storyline and connected by one little dot in the middle, me. I read each storyline, I felt each emotion then I close my eyes.. Silence.. Calm.. just enjoying this feeling..

*Zzzz..ZzzZz..*

24.08.07 ~ via, another great afternoon

Tuesday, August 21, 2007

I Learn..

Life is the only real counselor; wisdom unfiltered through personal experience does not become a part of the moral tissue. - Edith Wharton

"Kamu berubah"
"Berubah apanya", tanyaku.
"Kamu tidak sehangat dulu lagi.. entahlah.. berubah"

Itu dialog chat kami beberapa bulan lalu, antara aku dan seorang teman dekatku. Dia merupakan salah seorang teman yang kukenal pertama kali saat aku mengikuti acara lesbian di Jakarta Selatan.

*Zap* kata-kata itu membawaku ke setahun lalu, dimana aku masih seorang anak polos dan penuh keingintahuan tentang dunia lesbian. Aku yang merasakan seperti baru terlahir kembali, seperti anak kecil yang selalu bertanya kepada orang tuanya, "ma, ini apa?" atau "papa lagi ngapain? itu apa ciih?"

Kemudian perjalanan waktu lah yang akan membentuk anak itu seperti apa di usia dewasanya. Manusia belajar dari teori di buku, dan manusia pun belajar dari pengalamannya. Belajar dan bangkit dari traumanya. Dan semua pelajaran itu yang akan membentuk pribadi seseorang, menjadi lebih baik atau menjadi menyedihkan.

Si anak kecil pun belajar bahwa;
1. ada beberapa hal yang boleh diketahui dan ada beberapa hal pula yang sebaiknya tidak perlu diketahui.
2. Teman tidak selalu untuk selamanya.
3. Pasrah dan menerima keadaan akan membuat segalanya lebih mudah.
4. Perjuangkanlah hal yang patut diperjuangkan dan jangan memaksa untuk hal yang memang bukan milik kita.
5. Kesedihan hanyalah suatu fase di dalam hidup. Begitu pula kebahagiaan. Oleh karena itu, rasakanlah.. nikmatilah.. Karena engkau hidup.
6. ...

Pelajaran-pelajaran itulah yang telah merubahku menjadi aku sekarang. Selama 23 tahun hidupku sampai hari ini, aku terus belajar dan akan terus belajar sampai hembusan nafas terakhirku. Mungkin sampai saat itu tiba, catatan itu akan terus bertambah dari 5 ke 10 ke 20 dan seterusnya.

Jadi, apa yang telah Anda pelajari hari ini?

You must learn day by day, year by year, to broaden your horizon. The more things you love, the more you are interested in, the more you enjoy, the more you are indignant about, the more you have left when anything happens. - Ethel Barrymore

21.08.07 ~ via, just a little kid


Saturday, July 7, 2007

A Better Tommorow

Setiap manusia pasti ingin berkembang, menjadi lebih baik dan terus lebih baik. Perbedaannya hanya terletak di usahanya. Ada yang berharap bisa langsung mendapat rejeki, seperti durian runtuh.. mereka mengandalkan hoki. Ada juga yang berusaha keras, banting tulang, siang malam bekerja seperti dikejar kereta express. Untuk apa? Untuk tujuan yang sama, yaitu kehidupan yang lebih baik.

Ada satu cerita tentang 2 sahabat. Sebut saja A dan B. Pada suatu hari, B bertanya kepada A:

"Kamu ga mau melanjutkan kuliah lagi? Umurmu kan masih muda. Masih 28."

Kemudian si A menjawab, "Ah, ngga akh. aku udah 28. Kalau kuliah S1 lagi, temen2nya masih umur 19-20an. Malu akh, udah tua banget. Apalagi mesti kuliah selama 4 tahun? Ntar lulus2 udah umur 32."

Apakah Anda memiliki jalan pikiran yang sama dengan A? Kalau iya, ada baiknya mindset Anda dirubah. Ini jawaban B kepada A:

"Aduuh.. Jangan pikir begitu dong! Bukankah kalau kamu kuliah lagi, 4 tahun kedepan kamu akan jadi jauh lebih baik daripada 4 tahun yang kamu buang sia2 dengan seperti sekarang? Coba lihat, 4 tahun kedepan kamu sudah menjadi sarjana. Kalau kamu tidak kuliah, 4 tahun ke depan, kamu masih saja tetap seperti ini. Lulusan SMA."

Pilih mana? Menjadi lebih baik? Atau tetap seperti ini? Apalagi umur Anda akan terus bertambah. It's never too late to start!

Saya ingat sewaktu kecil kita sering ditanya "Apa cita-cita kamu kalau sudah besar nanti?" Masihkah Anda berkeinginan untuk mewujudkan cita-cita itu?
Pernahkah Anda berpikir akan menjadi apa Anda 5 tahun ke depan? Masih seperti keadaan sekarang, lebih baik, atau lebih buruk? Apakah Anda akan meraih impian Anda dalam 5 tahun ke depan?

Menjadi seorang lesbian yang memutuskan untuk berjuang sendiri mungkin akan lebih sulit. Kenapa? Karena dia harus menghadapi tantangan yang lebih besar. Kemarin malam saya berbincang-bincang dengan seorang teman. Dia berkata, di dunia kerja kita berhadapan dengan dunia lelaki. Kita harus menjadi tough, karena yang kita hadapi bukanlah orang2 lemah.

Ya saya setuju, contohnya kabinet kita saja. Dari 1 kabinet menteri ada berapa pria dan wanita? Dan dalam suatu perusahaan multinational atau perusahaan besar lainnya, ada berapa atasan-atasan pria dan wanita? Tentunya lebih banyak didominasi oleh pria.

Hal kedua adalah usia produktif kita. Pernahkah kamu hitung, usia produktif seseorang berhenti sampai dimana? Umumnya orang pensiun pada umur 55 tahun. Jarang sekali ada perusahaan yang ingin memperkerjakan seorang wanita diatas 45 tahun. Maka kita pun harus mempersiapkan uang untuk masa tua kita. Karena kalau kita tidak berencana punya anak, atau tidak berencana untuk hidup serius dengan partner.. Maka income hanya berasal dari kita sendiri. Tidak akan ada anak yang mensupport, tidak pula ada joint income dengan partner. Oleh karena itu, kita harus mempunyai uang pensiun yang cukup untuk menghidupi kita sampai berumur 70-80 tahun.

Memang kedengarannya agak ekstrim. Tapi, inilah kenyataannya.


For the time being, Start now! Atur baik2 keuangan Anda, MULAI DARI SEKARANG! Dan proyeksikanlah dalam 5 tahun kedepan apa yang ingin Anda lakukan, apa yang ingin Anda miliki dan seperti apa lifestyle Anda saat itu?

Good luck!

One secret of success in life is for a man to be ready for his opportunity when it comes. - Benjamin Disraeli

07.07.07 ~ via, reaching for a better tommorow

Wednesday, June 6, 2007

A Guardian Angel Sent From Above

Mama, thank you for who I am
Thank you for all the things I'm not
Forgive me for the words unsaid
For the times I forgot

Mama remember all my life
You showed me love, you sacrificed
Think of those young and early days
How I've changed along the way [ along the way ]

Chorus:
And I know you believed
And I know you had dreams
And I'm sorry it took all this time to see
That I am where I am because of your truth
And I miss you, yeah I miss you

Mama forgive the times you cried
Forgive me for not making right
All of the storms I may have caused
And I've been wrong, Dry your eyes [ dry your eyes ]

[chorus]

Mama I hope this makes you smile
I hope you're happy with my life
At peace with every choice I made
How I've changed along the way [ along the way ]

And I know you believed in all of my dreams
And I owe it all to you, Mama

*Srooott..* mataku berkaca-kaca mendengarkan lagu ini (Il Divo - Mama). Entah apa yg merasukiku, aku menjadi begitu cengeng akhir2 ini.

Mama.. mmm, teringat jelas raut wajahnya.. Matanya yang sayu dan mengecil dengan keriput-keriput di kantung matanya. Kacamatanya yang tebal dan mengantung di cuping hidungnya.. dan caranya menatap sambil sedikit menundukkan kepalanya ketika memakai kacamata itu.

Mama.. dia yang berjuang begitu keras untuk masa depanku. Untuk apa yang kuraih pada hari ini. Mama.. dia yang berjalan tertatih-tatih karena kakinya yang sakit dan tidak ada obat apapun yang dapat menyembuhkannya. Mama.. mulutnya yang selalu tertutup, terdiam walau cobaan hidup apapun yang sedang menimpanya. Dan mulutnya yang selalu merekahkan senyum ketika melihat anak-anaknya, walaupun pikiran berat apapun yang sedang melandanya.

Mama.. Inilah aku, putrimu yang tidak ingin mengecewakanmu. Berbuat semampuku supaya semua penderitaanmu dulu terbalaskan. Putrimu yang selalu ingin melihat senyummu yang tertulus. Putrimu yang ingin melihat engkau bahagia karena aku bahagia..

Mama, takkan henti aku berterima kasih atas cintamu. Atas pengorbananmu. Atas omelanmu yang pernah membuatku sakit hati, namun pada kenyataannya itulah yang benar. Terima kasih atas kepercayaanmu terhadap pilihanku sehingga aku menjadi anak yang mandiri. Terima kasih karena engkau mengajarkan bahwa tiada cobaan apapun yang akan menghancurkan, asalkan kita percaya. Terima kasih karena engkau mengajarkan aku untuk selalu memiliki hati yang bersih, jauh dari dengki dan iri hati apalagi melukai makhluk hidup.

Mama, maafkan aku karena pernah mengecewakanmu. Karena menjadi seseorang yang tidak sempurna dibalik semua harapanmu yang sempurna untukku. Maafkan karena aku tidak pernah tahu isi hatimu ketika bersedih, karena engkau selalu ingin menanggungnya sendirian. Maafkan aku karena aku tidak selalu berada disana untukmu.

Dan jika suatu hari nanti aku menemukan orang yang tepat, semoga wanita yang akan mencintaiku.. akan mencintaimu dan engkau pun akan mencintainya bagai anakmu sendiri. Percayalah mama.. apapun aku, bagaimanapun jadinya aku.. Engkau merupakan guru terbaik untukku. Engkau merupakan sahabat terbaik bagiku. Dan engkau adalah mamaku.. I love you now and for the rest of my life.

Mom, you are the greatest guardian angel sent from above.

06.06.07 ~ via, I just miss you mom

Monday, May 28, 2007

The Line Between Love and Hate

Hate leaves ugly scars; love leaves beautiful ones. - Mignon McLaughlin

Semalam aku berbicara di telepon dengan salah seorang teman baikku. Dia sedang kecewa karena cintanya yang dipermainkan. Dia mengatakan betapa kesal, benci dan sebalnya dia dengan mantan kekasihnya itu. Beberapa niat buruk pun sempat dia lontarkan, walaupun ku tahu pada kenyataanya tidak mungkin dia lakukan. Hanyalah emosi belaka. Kemudian dalam benakku aku berpikir, "ah cinta.. membuat sayang dan benci hanya terbataskan seutas tali tipis".

Pernahkan Anda membenci mantan Anda ketika Anda diputuskan? Atau pernahkah Anda menjelek-jelekkan orang yang pernah Anda sayangi, hanya karena dia tidak dapat membalas cinta Anda? Sampai berapa lamakah dendam itu Anda simpan? Masihkah?

Aku melihat, dalam satu kasus yang sama.. seseorang dapat menghadapinya dengan 2 cara: diambil sebagai pengalaman hidup kemudian dendam itu dilupakan, atau disimpan terus sampai tiba saatnya membalas dendam. Yang manakah Anda?

Tentu saya mengharap Anda akan memilih pilihan pertama. Ambillah sebagai pengalaman hidup kemudian lupakanlah dendam itu. Walaupun kuakui, memaafkan dan melupakan hal yang pernah terjadi itu sangatlah sulit. Apalagi ketika teringat akan pengkhianatan itu, kekecewaan itu, kemarahan itu, dan segala tentangnya.. namanya, mukanya, atau bahkan baunya saja sudah dapat menyulut kembali rasa kesal itu. Betul? Bagi Anda yang menjawab "iya", saya pun pernah.

Namun dengan 1 kata "maaf" darinya, kekesalan seperti parasit yang menjamur di hati ini pun akan hilang. Seakan disiram dengan air keras, parasit itu pun mati dan yang ada hanyalah hati yang bersih dan bersinar kembali. Akan tetapi, jangan berharap bahwa semua masalah akan berakhir dengan kata "maaf". Bagaimana jika kata 'maaf' itu tak kunjung datang? Apakah Anda akan membiarkan parasit itu tumbuh dan semakin menjamur? Tentu saja tidak..

Berikanlah cinta, maka cinta akan datang kepada Anda. Seperti lirik lagu yang akhir-akhir ini senang kudengar..

"Hanya cinta yang bisa, menaklukan dendam.
Hanya kasih sayang tulus, yang mampu menyentuh.

Hanya cinta yang bisa, mendamaikan benci.
Hanya kasih sayang tulus, yang mampu menembus ruang dan waktu..".

Itulah yang sedang kulakukan.. sesuai dengan tulisanku di "In The Silence of The Night", I'll spread kindness and love to them. I mean it. Really, and I think that you should too..

Jangan pernah menyesal memberikan cinta yang tulus, karena ketulusan adalah hal yang langka. Oleh karenanya, dia pun berharga.

Those who hate most fervently must have once loved deeply; those who want to deny the world must have once embraced what they now set on fire. - Kurt Tucholsky

28.05.07 ~ via, just for a friend

Tuesday, May 22, 2007

Quizez II

You Are 45% Left Brained, 55% Right Brained
The left side of your brain controls verbal ability, attention to detail, and reasoning. Left brained people are good at communication and persuading others. If you're left brained, you are likely good at math and logic. Your left brain prefers dogs, reading, and quiet.

The right side of your brain is all about creativity and flexibility.
Daring and intuitive, right brained people see the world in their unique way.
If you're right brained, you likely have a talent for creative writing and art.
Your right brain prefers day dreaming, philosophy, and sports.

http://www.blogthings.com/areyourightorleftbrainedquiz/


Your Gluttony Quotient: 56%
You definitely have your gluttonous moments. For you, eating is a true hobby. And while you do spend a lot on food, you can always make it back winning eating contests.


http://www.blogthings.com/whatyeardoyoubelonginquiz/


Your True Birth Month Is March
Moody

Secretive
Revengeful
Trustworthy
Affectionate
Loves traveling
Loves attention
Shy and reserved
Musically talented
Loves home decor
Not easily angered
Sensitive to others
Loves special things
Attractive personality
Loves to serve others
Loves peace and serenity
Observant and assess others
Loves to dream and fantasize
Appreciative and returns kindness
Hasty decisions in choosing partners
Naturally honest, generous and sympathetic

http://www.blogthings.com/whatyeardoyoubelonginquiz/